Yuk Ketahui metode Digital printing Untuk Lanyard Yang Benar

Yuk Ketahui metode Digital printing Untuk Lanyard Yang Benar

Yuk Ketahui metode Digital printing Untuk Lanyard Yang Benar

Wah, sekarang makin marak acara event, seminar, pameran, ajang pentas seni. Kebayangkan datang kesebuah venue yang padat dengan orang dan harus sibuk menunjukan tiket, identitas dan lain sebagainya. Jadi wajar dong kalau pemesanan aksesoris pelengkapan seperti tali lanyard makin booming untuk para penggunaannya. Bahkan bukan hanya desain simpel yang paling murah dengan teknik sablon. Kalau bukan pakai lanyard printing dengan material awet, acara bisa dianggap kurang bonafit loh.

Teknik Digital printing Lanyard

Kalau tali ID Card yang seragam bagi orang kantoran pasti sudah bukan hal baru lagi. Menggantungkan tanda pengenal dengan berbagai desain bisa untuk pekerjaan, event atau bahkan bisa untuk kebutuhan personal. Apalagi kalau didesain menggunakan teknik digital yang hasilnya lebih detail dan bagus. Bagaimana sih cara membuatnya? Ternyata malah mudah banget loh, semua bisa dibuat melalui komputer dan bisa banyak warna yang lebih tahan lama. Berikut cara pembuatannya yang melalui beberapa tahapan, yakni:

1. Pengumpulan Bahan Desain

Membuat lanyard tidak semudah yang difikirkan. Kalau sudah masalah pemilihan Anda akan terkejut dengan berbagai opsi yang tersedia. Untuk membuat desain terlebih dahulu diputuskan jenis talinya. Dan ada banyak pilihan yang bisa dipilih. Selain itu harus diputuskan dahulu pilihan warna karena ada kaitannya dengan akumulasi harga nantinya. Belum lagi ada banyak pilihan warna dan gradasinya yang harus disesuaikan dengan logo atau warna event yang jadi warna fokus yang harus pas banget. Bahkan hal kecil seperti kait dan lebar tali harus diputuskan terlebih dahulu sebagai dasar printing yang nantinya akan didesain.

Baca juga : Kelebihan Hasil Cetak Sablon Digital Printing Pada Lanyard

2. Pembuatan Desain Digital 

Pada tahapan awal ini, semua gambar, logo, tulisan diotak-atik dengan komputer. Tentu untuk zaman sekarang penguasaan digital sangat tinggi. Bahkan orang awam pun bisa melakukannya dengan sedikit skill grafis. Jangan lupa juga untuk menyiapkan gambar dengan resonansi yang tinggi agar mudah dimodifikasi pada desain lanyard. Bagaimana kalau tidak jago desain sama sekali? Tenang saja, kini jasa pembuatan lanyard bisa sekalian dengan buat desainnya juga kok. Jadi lebih mudah kan. Setelah berbagai elemen desain dipadu-padankan jadi desain yang harmonis. Aplikasi seperti Corel Draw atau Adobe Illustrator paling umum untuk mendigitalisasikan konsep desain. Setelah dinyatakan sudah oke maka dilanjutkan pengaplikasian melalui proses cetak printing.

3. Cetak Sketsa Pada Kertas

Proses pembuatan digital desain lebih dahulu mencetak sketsa pada kertas. Dasar percetakan printing adalah mengolahan warna denga berbasis CMYK (Cyan, Magenta, Yellow, Black). Kemudia software yang digunakan akan mengsingkronkan gambar dengan media tali polos lanyard. Posisi harus pas dan tidak terlalu besar atau terlalu kecil sehingga dapat tercetak dengan sempurna Enaknya pakai printing, kesalahan dalam printing bisa diminimalisisr dengan sentuhan digital.

4. Proses Cetak Printing

Setelah desain dicetak dengan kertas dan tinta khusus, langkah berikutnya adalah mentrasfer desain tersebut yang sudah dicetak pada material kain yang akan digunakan sebagai tali. Bahan tali yang digunakan berwarna putih polos sebagai warna latar umum untuk percetakan. Bagaimana memindahkan gambarnya? dengan pakai mesin press tentunya. Setelah mengatur tingkat panas pada mesin sebagai perekat gambar pada kain, lalu mesin dinyalakan. Atur posisi gambar dan kain pada mesin, panasnya menyalurkan penjiplakan tinta dari desain kertas ke bahan tali secara pas.

Demikianlah proses pencetakan lanyard secara printing. Pembuatan desainnya bisa lebih detail dan berwarna. Sedangkan proses cetaknya melalui dua proses untuk print out sketsa dasar dan pakai mesin press untuk memindahkan sketsa pada kain. Gampang, bukan?